SILIRAGUNG, (23/10/2026) – Dalam suasana semarak peringatan Hari Santri Nasional 2026, mahasiswa Pascasarjana Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi Kelompok 2 menggelar kegiatan Field Study sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Yayasan PP. Nabatussalam, Barurejo, Siliragung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan proyek mata kuliah Studi Mandiri ini mengangkat tema "Penguatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berbasis Pesantren" dengan fokus pendampingan "Membangun SDM Madrasah yang Profesional, Adaptif, Inovatif, dan Berorientasi pada Mutu". Acara berlangsung penuh hikmat di Aula Yayasan PP. Nabatussalam pada Jumat, 23 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 hingga 11.15 WIB.
Acara diawali dengan serangkaian sambutan hangat dari para pimpinan lembaga. Ketua Yayasan PP. Nabatussalam, H. Muhammad Dimyathi, S.Sos.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif kolaborasi ini demi kemajuan mutu pendidikan di lingkungan pesantren. Sambutan dilanjutkan oleh Direktur Pascasarjana UIMSYA, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si., sebelum akhirnya seluruh rangkaian kegiatan dibuka secara resmi oleh Warek III UIMSYA, Dr. (Cand) Abdi Fauji Hadiono, M.H., M.Sos. Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari seluruh guru serta tenaga kependidikan MTs Nabatussalam dan MA Syahadat Nabatussalam mengikuti jalannya sesi pendampingan dengan penuh antusiasme.
Penyampaian materi Field Study dibagi menjadi tiga sesi strategis yang dipandu oleh para pemateri kompeten. Sesi pertama membawakan topik "Strategi Penguatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan" oleh Abdul Hamid, S.Ag. Sesi kedua menghadirkan materi mutakhir mengenai "Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran" oleh Ahmad Hasinur Rohman, S.Pd., yang membekali pendidik agar mampu memanfaatkan teknologi modern dalam proses KBM. Sementara itu, sesi ketiga ditutup oleh Ketua Prodi S2 MPI UIMSYA Blokagung, Dr. H. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I., dengan materi "Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik dan Kependidikan dalam Mewujudkan Madrasah Berdaya Saing".
Gagasan dan kesuksesan program pengabdian ini digawangi oleh empat mahasiswa S2 MPI UIMSYA Kelompok 2, yaitu Muhammad Nafi'ul Umam, S.Ag., Ahmad Hasinur Rohman, S.Pd., Abdul Hamid, S.Ag., dan Abdul Rohman, S.Pd. Tidak hanya berfokus pada pendampingan akademik, momen berharga ini juga diabadikan dengan penandatanganan MoU kemitraan strategis antara UIMSYA dengan dua lembaga pendidikan setempat. Prosesi penandatanganan dokumen MoU dilakukan secara langsung oleh Kepala MA Syahadat Nabatussalam, Adiyanto Ismail Marzuqi, S.Pd.I., serta Kepala MTs Nabatussalam, Muhammad Nafik, S.Pd.I., bersama pihak UIMSYA.
Menanggapi terselenggaranya kegiatan ini, Ketua Prodi S2 MPI UIMSYA, Dr. H. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I., menegaskan pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan Islam. "Melalui field study di momentum Hari Santri 2026 ini, kami berharap para pendidik di madrasah berbasis pesantren siap menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam mengintegrasikan AI tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman," tuturnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala MA Syahadat Nabatussalam, Adiyanto Ismail Marzuqi, S.Pd.I., menyambut baik kemitraan resmi ini. "Penandatanganan MoU dan pendampingan dari Pascasarjana UIMSYA ini menjadi pijakan nyata bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme dan mutu SDM madrasah agar senantiasa berdaya saing tinggi," ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Field Study dan penandatanganan MoU ini, tim mahasiswa Pascasarjana UIMSYA bersama pihak Yayasan PP. Nabatussalam berkomitmen untuk langsung melangkah ke aksi nyata melalui program pendampingan berkelanjutan. Pendampingan ini akan difokuskan pada dua agenda utama, yakni pelatihan intensif penyusunan perangkat ajar berbasis AI guna membantu para guru menyusun modul ajar dan bahan evaluasi secara lebih efisien dan inovatif, serta pembuatan website resmi yayasan sebagai sarana digitalisasi informasi, transparansi, dan publikasi kegiatan madrasah. Melalui langkah konkret ini, diharapkan seluruh pendidik di lingkungan MTs Nabatussalam dan MA Syahadat Nabatussalam tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, melainkan mampu mengimplementasikan teknologi secara mandiri untuk mewujudkan madrasah yang modern, profesional, dan berdaya saing.








